Bahasa

Piala Pertama dan Terakhir Part 2

Aku memasuki ruangan ujian dengan keyakinan langit (ma’af klo terlalu puitis), ini kesempatan terakhirku buat mengharumkan alamamaterku, q tak mau pulang dengan tangan hampa.

Allah Ta’ala seakan menjawab, ajaib…. soal olimpiade nya sama (PLEKK) sam.a soal yang dikasih Mr. I (WOWW…). Ternyata diem2 si Mr. I bisa ntrawang yah?. Alhasil q bisa ngerjain soal ini dengan mudah, walaupun ada berapa soal yang lupa, hehehe. Akhirnya q selesai ngerjain 50 soal Bahasa Inggris, sekarang waktunya tawakkal. Pikiran dan tenaga udah q kerahkan, tinggal menunggu titah-Nya yang absolut.

Selesai ngerjain q udah dapet kabar buruuk, tim CCIAU udah tersingkir di babak penyisihan (Ohhh NOOO…). Kecewa sih, tapi gmana lagi…. mereka udah berusaha. Q sma Latif iseng nonton putaran final CCIAU. Jujur q geregetan sama soal, coz q tau smua jawabannya,,, seandainya q ikut CCIAU?.

Semua peserta olim n CCIAU udah selesai melaksanakan tugas, sekarang tinggal nonton Tim Voli yang lagi maen di lapangan…. capcus….

Nasib voli seang diujung tanduk,setelah set pertama tunduk (skornya q lupa), di set kedua tim voli jg ketinggalan. Tapi dengan “AJAIB”, mereka berangsur-angsur membalikkan keadaan dan memenangi set kedua. Set penentuan tim voli bak kesetanan, mereka melibas habis tim lawan.

Lawan selanjutnya adalah lawan secara politik dan sosial, ormas yang menaungi sekolah q dan sekolah ini kadang bersitegang karena jumlah roka’at tarawih yang berbeda dan qunut yang mereka tinggalkan. Bagiku smua benar, yg gk bener itu mereka yg ngga sholat tarawih dan mereka yg ketiduran sampe2 ngga sholat shubuh.

Pertandingan berlangsung panas, kejar2 an skor tak terelakkan terjadi. Skor babak pertama tim voli sekolahku terpaksa mengakui keunggulan rival abadi. Set kedua tim lawan justru lebih mendominasi, kepemimpinan wasit juga amburadul. Guruku yang tempramen, sebut saja pak Y protes kepada ofisial lomba, hebat dia, tak mau menyaksikan keadilan dilecehkan… Wasit yg merupakan anak STM, diganti wasit professional. Tak tau kenapa tim sekolahku kembali ke peforma terbaik, mereka melibas tim dengan warna jerey biru ini. Set ketiga Tim MANUSACI tak malu2 menumbangkan musuh bebuyutannya, tim sekolahku sukses melaju ke FINAL cab. voli.

Sehabis partai semifinal tsb, ada statement mengejutkan dari timna bola voli, doi ngong : “aku semangat gara2 Leli nonton”, tentu saja Laili langsung salting, tampaknya ada cinlok di olimpiade ini. Kapt. Tim bola voli kepincut sama kontingen IPA 😀 .

Ceritaku mencapai klimaks, ada pengumuman dan ternyata hasilnya berikut :

Q, Juara 2 Bahasa Inggris

Itsna, Juara 3 Bahasa Indonesia

Laeli, Juara 2 IPA

Sontak, lagu we are the champion nya Queen langsung terdengar secara imajinatif, hellllo….. q ternyata bisa dapet juara. Walaupun juara2 sih…, tapi itu lumayan.

To be continued

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *