Bahasa

Piala Pertama dan Terakhir Part 3

Sontak hari itu menjadi salah satu hari terindah sepanjang masa bagiku, akuyg paceklik prestasi pada hari itu sukses memecahkan telor…..

Ngga sabar bgt nungguin acara penerimaan trofi… WOOOOW BGDT

Sementara itu, karena hujan partai perbutan juara 3 dan Final, pertandingan voli dipindah ke lapangan depan Etihad School.

Perebutan juara 3 terasa mengantukkan, dimana MTs Muhammadiyah PWT bersua tuan rumah MTs Al-Ittihad Pasir Kidul. Kami mendukung bekas lawan kami di semi final yatu MTs Muh, lupakan sejenak perbedaan furu’iyyah toh itu cuma perbedaan sekunder. Yang pasti kita masih sesama muslim…. ya gk?

Tapi sayang tim yang kami dukung harus menyerah 3 set langsung….. (ooooooooo)

Pertandingan yang ditunggu datang….. Tim kuda hitam Tim MTs MANUSACI (sekolah q) melawan tim unggulan calon kuat juara umum MTs N Sumbang.

Kalau dilihat diatas kertas tim sekolah ku masih di bawah lawan tentunya, apalagi tim initim instan yang terbentuk hanya dlam waktu seminggu. Sedangkan Tim lawan adalh pemain hasil seleksi ketat dengan pelatihan professional. Tapi kalo dalam lomba semua bisa terjadi kok… Leicester aja yang tim semenjana sekarang jadi kandidat kuat kampiun BPL yang notabene liga terkompetitif di kolong Bumi.

Meski kalah jumlah pendkung,hal itu tidak sama sekali menyurutkan mental q untuk mendukung tim kesayangan. Loyalitas kami adalah loyalitas Romeo, mental kami adalah mental Bung Karno, MERDEKA!!!!! (nah lho kok jadi bawa2 merdeka?).

Benar saja teriakan kami ( Q, Itsna, Tiara, Latif, Laeli, Anwar, Pak Bambang dan Pak Iyan) sanggup memantik semangat armada hijau Manusaci. Tim lawan terprofokasi dengan yel-yel ku yang lumayan mendropkan menthal, benar saja ,set pertama sukses milik Manusaci.

Set kedua teriakkan kami semakin menggila, tak jarang ada adu ejek antara supporter kedua seteru, tapi wajarlah namanya juga lomba ya da  kek begituan. Set kedua tim MANUSACI semakin diatas angin, pelatih lawan berulang kali marah-marah GJ melihat permainan anak didiknya yang senwen…. tanpah menjadi psywar q. Bisa ditebak, set ke-2 juga punya laskar Mbah Noh.

Set ketiga tim lawan udah koleps.. pendukungnyapun udah mlongo melihat tim sekolah ku yang bermain kesetanan, tanpa buang waktu Tim MANUSACI membunuh Tim SUMBANGAN yang sudah sekarat, 3-0 tanpa balas. Kmi langsung melakukan selebrasi, membunuh mental supportel lawan juga tentunya. Ngga nyadar gue masa pelukan sama Dwi Abu Ngusman, padahal kan dia bau… abis main voli.. hiii kalo diinget-inget mah amit2…

Ini waktu yang ku tunggu2, penyerahan trofi. emg sih q cma juara 2.. tapi tak apa lah….

“juara dua, olimpiade bahasa Inggris , MTs Ma’arif NU 1 Cilongok, atas nama Rifqi Iman Salafi….”

Gue ibarat terbang dan melakukan apa yang gue tulis di postingan “Believe or Not”.

Setelah menrima piala, piala itu gue ajak keliling lapangan voli.. mirip2 timnas kalo juara piala dunia gitu… bedanya kalo mereka beramai-ramai q cma sendirian……. gue peluk tuh kekasih yang telah lamaaaaaaaaaaaaaaaa bgttttttttt hilangnya,,,,

Pulangnya kita ditraktir sama dewan guru “sate Dori 3”, sate legend nya daerah q…. hmmmm sate nya tambah enaakkkkk…

Sayangnya, si Itsna sakit, sepertinya dia lelah… dia dipapah pulang ke rumah.

Sedangkan aku, ijin bawa  itu piala ke rumah, mau gue ajak Lailatuz-Zafaf (Malam Pertama -red) itu, apalagi itu malam jumat, kan sunnah rosul?

Itulah kisah piala pertama dan terakhirku di MTs MANUSACI….. semoga itu ngga menjadi yg terakhir dalam hidup, amien..

 

Miss u All : Itsna, Latif, Awal Ginanjar, Tiara, Pak Iyan, Pak Haris, Pak Bambang, Laeli Asfiya, Dwill dll…

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *