Bahasa

Sabuk dari Langit

Keajaiban (:D) itu terjadi pada tengah bulan Februari. Ceritanya begini di saat waktu yang genting…. genting karena bel udah teriak-teriak seeanak jidatnya (sayangnya do’i ngga punya jidat) dan q kehilangan sabuk pengekang celana kebesaranku. Sebenarnya bukanlah hari itu q kehilangan sabut, tapi dari kemarin aku tertolong oleh temen yang sakit.

Na’asnya, hari itu ngga da yang lagi sakit… (bukannya q suka klo da yg sakit yah?), q terus mencari namun hasilnya NIHIL. Keadaan bertambah parah setelah bel sekolah teriak-teriak seenak jidatnya (sayangnya dia ngga punya jidat). Akhirnya dengan langkah gontai aku berangkat tanpa sabuk melingkar di pinggangku yang aduhaii (seksi…

-_#).

Pertolongan Allah datang, ngga tau kapan ada nya tiba-tiba di depan ku persis ada sabuk tergeletak trak bertuan. Aku tengak tengok ngga ada orang, pas ada orang lewat aku tanya sabuk ini punya siapa ngga ada yang mengklaim.

Dengan senyum penuh kemenangan aku memakainya, aku berangkat dengan seragam lengkap tanpa kekurangan apapun (kecuali satu, belum mandi #_@) hahaha.

Alhamdulillah….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *