Bahasa

Si Kacamatan dalam Pandangan Kacamataku

Dewasa ini, di kelasku lagi booming banget pada ngebahas ttg orang yg pake kacamata. Hal ini berawal dari pelajaran Abah Mukhlas (Fiqih) yang ngeabsen si pemakai benda berkaca ini.

Ternyata banyak jg yg make kcamata di programku (Keagamaan) yang make benda yang satu ini. Total ada 14 ekor siswa yang make. WOW!!, cowo nyumbang 5 dan sisanya dipasok dari cwe.

Ngomong-ngomong ya dulu pas q MI (setingkat SD), q nganggep siapa pun orang(kec. nenek2 n kakek2) yang make kacamata itu orang pinterr, sampe2 q pernah kalah lomba dan ketika ditanya guru knp q kalah q njawab, tadi q nervous banget, musuh q banyak yang berkaca mata. Emang sih pendapat q ngga 100% salah, tapi q rasa itu terlalu ekstrim. Pandangan q yg ekstrim akhirnya menemui pencerahan, cerita nya gini kan pas q kelas 3 MTs (setingkat SMP gitu) q ikut Olimpiade B. Inggris. Q ngrasa minder binggo, coz banyak banget pserta yang make kacamata.

Pendek cerita, saat pengumuman hasil ternyata q juara 2 (alhamdulillah….) dan juara pertamanya ngga berkacamata. Sejak saat itu q sadar ternyata tak semua yang berkilau itu berlian, alias ngga semua yang berkacamata itu jenius, bisa juga yg berkacamata itu bisa karena maen game di PC kelamaan, matanya bermasalah, terlalu “rakus” baca komik atau bahkan sekedar ngikut style.

Ehhhh satu lagi q mau jujur, tipe cewe idaman q itu yang berkacamata dan berhijab (yang ngerasa kacamata jangan GR, tapi boleh kok ndaftar, hahahaha).

oh ya hampir ketinggalan, selain 2 fakta itu aku juga punya fakta 1 lagi, meski kata orang kacamata bisa nambah kegantengan or kecantikan seseorang, tapi jujur q merasa ngga tambah kece kalo pake kacamata… beneran…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *